Perekonomian Jabar Melambat

BANDUNG, KOMPAS.com- Perekonomian Jawa Barat pada triwulan III 2010 tumbuh sebesar 4,02 persen secara year on year atau mengalami perlambatan dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 6,9 persen. Kondisi itu bersumber dari melambatnya konsumsi rumah tangga meski tekanan yang lebih jauh dapat diredam dengan membaiknya investasi dan ekspor.

Menurut Pemimpin Bank Indonesia (BI) Bandung, Lucky Fathul Aziz Hadibrata dalam sambutannya pada acara Seminar Nasional Akhir Tahun Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jabar di Bandung, Rabu (24/11/2010), di sisi sektoral, perlambatan ekonomi Jabar disebabkan melambatnya kinerja sektor perdagangan, hotel, dan restoran.

Keadaan itu sejalan dengan melambatnya konsumsi rumah tangga dan kinerja sektor pertanian yang turun akibat adanya anomali iklim yang menyebabkan turunnya produksi tanaman bahan makanan, khususnya padi.

Sementara itu, dari sisi perkembangan harga, terjadi peningkatan laju inflasi secara tahunan yaitu dari 4,68 persen year on year pada Juni 2010 menjadi 5,41 persen pada September 2010 meski melambat menjadi 5,3 persen pada Oktober 2010.

Meski demikian, laju inflasi itu masih relatif terkendali dan berada di bawah laju inflasi nasional sebesar 5,8 persen pada September 2010 dan 5,67 persen pada Oktober 2010.

Kenaikan inflasi secara tahunan tersebut terutama bersumber dari kenaikan harga bahan makanan akibat terganggunya pasokan karena anomali iklim.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2010/11/24/15475014/perekonomian.jabar.melambat

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s